Tentang Putri
- ini dunia putri
- jombang, jawa timur, Indonesia
- 1. PENGGILA KOPI 2. PENGGILA SEPATU 3. SUKA KETENANGAN
Senin, Agustus 13, 2012
Bukan
Aku hanya bisa menangis dihadapan ALLAH. Karena aku tak cukup tegar untuk menerima kabar itu.
Antara sakit fisik dan batin yang paling tersiksa. Sekali lagi aku bertanya pada ALLAH. Bolehkah aku saja yang menggantikannya ?.
Ini berat untukku, apalagi untuknya.
Ma'af aku tak berkata jujur padamu, aku mengatakan bahwa aku tak menangis, bahwa aku baik-baik saja. Bukan begitu kenyataannya.
Aku menangis, aku tak baik-baik saja. Tapi aku tak mau hari-hari sulitmu ini menjadi semakin berat karena aku.
Aku tau kamu tak akan suka melihatku bersedih, apalagi jika sampai aku menangis.
Tapi aku tak sanggup menahannya. Aku menangis bukan karena kau menyakitiku. Tapi karena perasaan ini begitu hebat untukmu.
Aku mintakan kau satu keajaiban pada ALLAH.
Meskipun mata kamu tak bisa kembali normal, setidaknya mata itu tetap sehat dan tak ada operasi lagi.
Aku tak tega melihatmu harus berhadapan dan bertarung dengan meja operasi untuk yang ketiga kalinya. Aku takkan sanggup dan tegar.
Bukan aku tak mencoba dan belajar untuk kuat dan tegar. Batinku tak sanggup.
Aku tak bisa melakukan apapun. Yang ku bisa hanya memelukmu dari jauh. Lewat do'a yang aku titipkan pada ALLAH.
Aku tak bisa memelukmu dari dekat, menggandeng tanganmupun aku tak bisa.
Andai tak jauh, akan ku temani kau setiap hari.
Akan ku peluk kau tanpa kau memitanya ..
Senin, Agustus 06, 2012
Ada kamu disana
Sedih, sangat sedih. Berada jauh darimu. Ragaku memang berada disini, tapi hati dan pikiranku ikut kemanapun kamu pergi.Sungguh ingin aku menggenggam tanganmu. Saat-saat dimana menjadi hari-hari tersulit dalam hidupmu. Namun aku tak bisa. Keadaan dan waktu yang membuatku tak bisa.
Aku sangat merindukanmu, sangat merindukanmu.
Aku dihantui rasa ketakutan, dihantui pikiran buruk yang selalu memenuhi ruang dalam kepalaku.
Aku hanya bisa memelukmu lewat do'aku.
Ku pejamkan mata, aku melihat ada kamu disana.
Aku ingin memelukmu, untuk memastikan bahwa kamu baik-baik saja.
Bisakah aku gantikan kamu ? Biar aku saja yang merasakan sakitnya. Jangan kamu.
Selasa, Juli 31, 2012
Aku Terbiasa Sendiri
Cinta itu keikhlasan untuk memberi senyuman sekaligus airmata.
Apakah kamu menyebutku dalam do'amu ? Seperti aku yang selalu menyebut namamu dalam do'aku. Dimanapun kamu berada, disanalah kamu bahagia. Meskipun disini aku menangis.
Aku memang selalu mengkhawatirkanmu, bahkan lebih dari aku menglhawatirkan diriku sendiri.
Tolonglah, cobalah mulai mengerti. Mulailah mengerti bahwa aku lelah menangis.
Karena tak ada yang menemaniku saat airmata ini tak tertahankan. Aku sendiri, bersama cinta yang aku anggap bisa menghentikan tangisku. Ketahuilah, mataku sudah sangat lelah, amat sangat lelah. Karen ia yang selalu aku paksa untuk sesuatu yang tak bisa aku ungkapkan dari bibirku. Airmataku yang menjelaskan semuanya. Bagaimana saat aku mengkhawatirkanmu, dan kamu mengabaikan itu. Atau mungkin caraku yang salah. Cinta ini terlalu besar.
Kau tak perlu menemaniku menangis. Aku terbiasa sendiri dan aku mampu sendiri.
Kamis, Juni 21, 2012
Love You
Love You - Howl
Jakku iksukhan hyanggi naneyo geudael seuchyeotdeon barami
Jigeum nae gyeoteul jinaganabwayo
Naui gaseumsoge geudaemaneul bichuneun haessaringabwayo
Apeun sangcheokkaji gamssajuneungeollyo
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/h/howl/love_u.html ]
Love U geudael tteoollimyeo ije dasi kkok nuneul gamjyo
Saranghae geudae du nun chaeul su itdamyeon
Saranghae geudae naege useum boyeojundamyeon
Jeogi byeolbitmajeodo modu gajyeoda jultende
Saranghae ireon nae mam jeonhal su itdamyeon
Saranghae geudae geu mam gareuchyeo jundamyeon
Na modu darmagalkkeyo Love U Love U Love U yeongwonhi~
Geudae ttaraseo geotgo isseoyo jeogi dalbit dwie sumeo
Geuri nunchi eobseumyeon eotteokhaeyo
Birado naerige gureumege tto hanbeon butakhalkkayo
Jeojeun geudae maeum ana jul su itge
Love U geudael tteoollimyeo ije dasi kkok nuneul gamjyo
Saranghae geudae du nun chaeul su itdamyeon
Saranghae geudae naege useum boyeojundamyeon
Jeogi byeolbitmajeodo modu gajyeoda jultende
Saranghae ireon nae mam jeonhal su itdamyeon
Saranghae geudae geu mam gareuchyeo jundamyeon
Na modu darmagalkkeyo Love U Love U Love U geudaeyo
Jigeum nae gyeoteul jinaganabwayo
Naui gaseumsoge geudaemaneul bichuneun haessaringabwayo
Apeun sangcheokkaji gamssajuneungeollyo
[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/h/howl/love_u.html ]
Love U geudael tteoollimyeo ije dasi kkok nuneul gamjyo
Saranghae geudae du nun chaeul su itdamyeon
Saranghae geudae naege useum boyeojundamyeon
Jeogi byeolbitmajeodo modu gajyeoda jultende
Saranghae ireon nae mam jeonhal su itdamyeon
Saranghae geudae geu mam gareuchyeo jundamyeon
Na modu darmagalkkeyo Love U Love U Love U yeongwonhi~
Geudae ttaraseo geotgo isseoyo jeogi dalbit dwie sumeo
Geuri nunchi eobseumyeon eotteokhaeyo
Birado naerige gureumege tto hanbeon butakhalkkayo
Jeojeun geudae maeum ana jul su itge
Love U geudael tteoollimyeo ije dasi kkok nuneul gamjyo
Saranghae geudae du nun chaeul su itdamyeon
Saranghae geudae naege useum boyeojundamyeon
Jeogi byeolbitmajeodo modu gajyeoda jultende
Saranghae ireon nae mam jeonhal su itdamyeon
Saranghae geudae geu mam gareuchyeo jundamyeon
Na modu darmagalkkeyo Love U Love U Love U geudaeyo
More lyrics: http://www.lyricsmode.com/lyrics/h/howl/#share
Mencintainya itu hal yang sangat sulit. Sangat sulit.
Aku baik-baik saja, hanya sedikit tusukan di dada yang rasanya jleb banget. Dan tiba-tiba .. airmata. Lagi.
Karena masa lalunya, itu selalu mampu membuka luka lama. Dan membuatku menangis. Aku jadi cengeng karena dia. Aku jadi lemah karena dia. Tapi dialah salah satu sumber kekuatanku.
Kenapa aku bisa menyukainya ? Lalu mencintainya ?. Ini semua sulit.
Sulit untuk aku mengerti. Pikiranku pun tak mampu menjangkau semua ini.
Semua orang memang punya masa lalu, akupun juga. Tapi masa lalunya benar-benar membuat hatiku perih. Sakit ini nyata.
Apakah cintanya tak sedalam cintaku padanya ?.
Apakah dia mencintaiku seperti aku mencintanya ?.
Itu hanya sedikit dari ribuan pertanyaan di otakku.
Langganan:
Postingan (Atom)


